Posts

Showing posts from December, 2017

PUISI GUSMUS - IBU

Image
Ibu Oleh: KH A Mustofa Bisri Ibu Kaulah gua teduh tempatku bertapa bersamamu Sekian lama Kaulah kawah dari mana aku meluncur dengan perkasa Kaulah bumi yang tergelar lembut bagiku melepas lelah dan nestapa gunung yang menjaga mimpiku siang dan malam mata air yang tak brenti mengalir membasahi dahagaku telaga tempatku bermain berenang dan menyelam Kaulah, ibu, laut dan langit yang menjaga lurus horisonku Kaulah, ibu, mentari dan rembulan yang mengawal perjalananku mencari jejak sorga di telapak kakimu (Tuhan, aku bersaksi ibuku telah melaksanakan amantMu menyampaikan kasihsayangMu maka kasihilah ibuku seperti Kau mengasihi kekasih-kekasihMu Amin). 1414 NAZAR IBU DIKARBALA pantulan mentari senja dari kubah keemasan mesjid dan makam sang cucu nabi makin melembut pada genangan airmata ibu tua bergulir-gulir berkilat-kilat seolah dijaga pelupuk agar tak jatuh indah warnanya menghibur bocah berkaki satu dalam gendongannya tapi j...

PUISI GUSMUS - BAGAIMANA AKU MENIRUMU,O KEKASIHKU

Image
Bagaimana Aku Menirumu, O Kekasihku Oleh: KH A Mustofa Bisri Bagaimana aku menirumu, o kekasihku Engkau mentari Aku bumi malam hari Bila tak kau sinari Dari mana cahaya akan kucari? Bagaimana aku menirumu, o kekasihku Engkau purnama yang menebarkan senyum kemana-mana Aku pekat malam tanpa rona Bagaimana aku menirumu, o kekasihku Engkau mata air Aku di muara Dimana kucari jernihmu Bagaimana aku menirumu, o kekasihku Engkau samudra Aku di pantai Hanya termangu Engkau merdeka Aku terbelenggu Engkau ilmu Aku kebodohan Engkau bijaksana Aku semena-mena Diammu tafakkur Diamku mendengkur Bicaramu pencerahan Bicaraku ocehan Engkau memberi Aku meminta Engkau mengajak Aku memaksa Engkau kaya dari dalam Aku miskin luar-dalam Miskin bagimu adalah pilihan Miskin bagiku adalah keterpaksaan Bagaimana aku menirumu, o kekasihku selanjutnya>> negeriku

PUISI GUSMUS - NEGERIKU

Image
Negeriku Oleh: KH A Mustofa Bisri mana ada negeri sesubur negeriku? sawahnya tak hanya menumbuhkan padi, tebu, dan jagung tapi juga pabrik, tempat rekreasi, dan gedung perabot-perabot orang kaya didunia dan burung-burung indah piaraan mereka berasal dari hutanku ikan-ikan pilihan yang mereka santap bermula dari lautku emas dan perak perhiasan mereka digali dari tambangku air bersih yang mereka minum bersumber dari keringatku mana ada negeri sekaya negeriku? majikan-majikan bangsaku memiliki buruh-buruh mancanegara brankas-brankas ternama di mana-mana menyimpan harta-hartaku negeriku menumbuhkan konglomerat dan mengikis habis kaum melarat rata-rata pemimpin negeriku dan handai taulannya terkaya di dunia mana ada negeri semakmur negeriku penganggur-penganggur diberi perumahan gaji dan pensiun setiap bulan rakyat-rakyat kecil menyumbang negara tanpa imbalan rampok-rampok dibri rekomendasi dengan kop sakti instansi maling-ma...

PUISI GUSMUS - KALAU KAU SIBUK KAPAN KAU SEMPAT

Image
Kalau Kau Sibuk Kapan Kau Sempat Oleh: KH A Mustofa Bisri Kalau kau sibuk berteori saja Kapan kau sempat menikmati mempraktekkan teori? Kalau kau sibuk menikmati praktek teori saja Kapan kau memanfaatkannya? Kalau kau sibuk mencari penghidupan saja Kapan kau sempat menikmati hidup? Kalau kau sibuk menikmati hidup saja Kapan kau hidup? Kalau kau sibuk dengan kursimu saja Kapan kau sempat memikirkan pantatmu? Kalau kau sibuk memikirkan pantatmu saja Kapan kau menyadari joroknya? Kalau kau sibuk membodohi orang saja Kapan kau sempat memanfaatkan kepandaianmu? Kalau kau sibuk memanfaatkan kepandaianmu saja Kapan orang lain memanfaatkannya? Kalau kau sibuk pamer kepintaran saja Kapan kau sempat membuktikan kepintaranmu? Kalau kau sibuk membuktikan kepintaranmu saja Kapan kau pintar? Kalau kau sibuk mencela orang lain saja Kapan kau sempat membuktikan cela-celanya? Kalau kau sibuk membuktikan cela orang saja Kapan kau menyadari celamu se...

PUISI GUSMUS - NEGERI KEKELUARGAAN

Image
Negeri Kekeluargaan Oleh: KH A Mustofa Bisri meski kalian tidak bersaksi sejarah pasti akan mencatat dengan huruf-huruf besar bukan karena inilah negeri bagai zamrud yang amat indah bukan karena inilah negeri dengan kekayaan yang melimpah dan rakyat paling ramah tapi karena kalian telah membuatnya menjadi negeri paling unik di dunia kalian buat norma-norma sendiri yang unik aturan-aturan sendiri yang unik perilaku-perilaku sosial sendiri yang unik budaya yang lain dari yang lain kalian buat bangsa negeri ini tampil beda dari bangsa-bangsa lain di muka bumi kehidupan penuh makna kekeluargaan yang harmonis, seragam dan serasi dengan demokrasi keluarga yang manis, rukun dan damai dalam sistem negeri kekeluargaan bapak sebagai kepala rumahtangga memimpin dan mengatur segalanya sampai akhir hayatnya bagi kepentingan keluarganya kepentingan keluarga adalah kepentingan semua kepentingan keluarga adalah kepentingan bangsa dan negara ...

PUISI GUSMUS - GELISAHKU

Image
Gelisahku Oleh: KH A Mustofa Bisri gelisahku adalah gelisah purba adam yang harus pergi mengembara tanpa diberitahu kapan akan kembali bukan sorga benar yang kusesali karena harus kutinggalkan namun ngungunku mengapa kau tinggalkan aku sendiri sesalku karena aku mengabaikan kasihmu yang agung dan dalam kembaraku di mana kuperoleh lagi kasih sepersejuta saja kasihmu jauh darimu semakin mendekatkanku kepadamu cukup sekali, kekasih tak lagi, tak lagi sejenak pun aku berpaling biarlah gelisahku jadi dzikirku next>>diterbangkan takdir

PUISI GUSMUS - DITERBANGKAN TAKDIR

Image
Diterbangkan Takdir Oleh: KH A Mustofa Bisri diterbangkan takdir aku sampai negeri-negeri beku wajah-wajah dingin bagai mesin menyambutku tanpa menyapa kutelusuri lorong-lorong sejarah hingga kakiku kaku untung teduh wajahmu memberiku istirah hangat matamu mendamaikan resahku maka kulihat bunga-bunga sebelum musimnya gemuruh mesin terdengar bagai air terjun dan guguran daun-daun meruap aroma dusun maka dengan sendirinya kusebut namamu dan terus kusebut namamu aku ingin kasih, melanjutkan langkahku. next>>puisi islam

PUISI GUSMUS - PUISI ISLAM

Image
Puisi Islam Oleh: KH A Mustofa Bisri Islam agamaku nomor satu di dunia Islam benderaku berkibar di mana-mana Islam tempat ibadahku mewah bagai istana Islam tempat sekolahku tak kalah dengan yang lainnya Islam sorbanku Islam sajadahku Islam kitabku Islam podiumku kelas exclussive yang mengubah cara dunia memandangku Tempat aku menusuk kanan kiri Islam media massaku Gaya komunikasi islami masa kini Tempat aku menikam sana sini Islam organisasiku Islam perusahaanku Islam yayasanku Islam istansiku , menara dengan seribu pengeras suara Islam muktamarku, forum hiruk pikuk tiada tara Islam bursaku Islam warungku hanya menjual makanan sorgawi Islam supermarketku melayani segala keperluan manusiawi Islam makananku Islam teaterku menampilkan karakter-karakter suci Islam festifalku memeriahkan hari-hari mati Islam kaosku Islam pentasku Islam seminarku, membahas semua Islam upacaraku, menyambut segala Islam puisiku, menyanyikan apa saja Tuhan Islamka...

PUISI GUSMUS - KAUM BERAGAMA NEGERI INI

Image
Kaum Beragama Negri Ini Oleh: KH A Mustofa Bisri Tuhan, lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain di negeri-negeri lain. Demi mendapatkan ridhomu mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka untuk merebut tempat terdekat disisiMu mereka bahkan tega menyodok dan menikam hamba-hambaMu sendiri demi memperoleh RahmatMu mereka memaafkan kesalahan dan mendiamkan kemungkaran bahkan mendukung kelaliman Untuk membuktikan keluhuran budi mereka, terhadap setanpun mereka tak pernah berburuk sangka Tuhan, lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini mereka terus membuatkanmu rumah-rumah mewah di antara gedung-gedung kota hingga di tengah-tengah sawah dengan kubah-kubah megah dan menara-menara menjulang untuk meneriakkan namaMu menambah segan dan keder hamba-hamba kecilMu yang ingin sowan kepadaMu. NamaMu mereka nyanyikan dalam acara hiburan hingga pesta agung kenegaraan. Mereka merasa begitu de...

PUISI GUSMUS - NYANYIAN KEBEBASAN ATAWA BOLEH APA SAJA

Image
Nyanyian Kebebasan Atawa Boleh Apa Saja Oleh: KH A Mustofa Bisri Merdeka! Ohoi, ucapkanlah lagi pelan-pelan Merdeka Kau ‘kan tahu nikmatnya Nyanyian kebebasan Ohoi, Lelaki boleh genit bermanja-manja Wanita boleh sengit bermain bola Anak muda boleh berkhutbah dimana-mana Orang tua boleh berpacaran dimana saja Ohoi, Politikus boleh berlagak kiai Kiai boleh main film semau hati Ilmuwan boleh menggugat ayat Gelandangan boleh mewakili rakyat Ohoi, Dokter medis boleh membakar kemenyan Dukun klenik boleh mengatur kesejahteraan Saudara sendiri boleh dimaki Tuyul peri boleh dibaiki Ohoi, Pengusaha boleh melacur Pelacur boleh berusaha Pembangunan boleh berjudi Penjudi boleh membangun Ohoi, Yang kaya boleh mengabaikan saudaranya Yang miskin boleh menggadaikan segalanya Yang di atas boleh dijilat hingga mabuk Yang di bawah boleh diinjak hingga remuk Ohoi, Seniman boleh bersufi-sufi Sufi boleh berseni-seni Penyair boleh berdzikir samawi Muballigh bo...

PUISI GUSMUS - HANIEN

Image
Hanien Oleh: KH A Mustofa Bisri Mestinya malam ini bisa sangat istimewa seperti dalam mimpi-mimpiku selama ini kekasih, jemputlah aku kekasih, sambutlah aku aku akan mengatakan kata-kata kerinduanku dengan kata-kata biasa dan kau cukup tersenyum memahami deritaku lalu ku letakkan kepalaku yang penat di haribaanmu yang hangat kekasih, tetaplah di sisiku kekasih, tataplah mataku tapi seperti biasa dari sekian banyak yang ingin kukatakan tak terkatakan sekian banyak dari yang mau kuadukan diambilalih oleh air mataku kekasih, dengarlah dadaku kekasih, bacalah air mataku malam ini belum juga seperti mimpi-mimpiku selama ini malam ini lagi-lagi kau biarkan sepi mewakilimu. next>>mulut

PUISI GUSMUS - MULUT

Image
Mulut Oleh: KH A Mustofa Bisri Di mukamu ada sebuah rongga Ada giginya ada lidahnya Lewat rongga itu semua bisa kau masukkan ke dalam perutmu Lewat rongga itu semua bisa kau tumpahkan Lewat rongga itu air liurmu bisa meluncur sendiri Dari rongga itu Orang bisa mencium bau apa saja Dari wangi anggur hingga tai kuda Dari rongga itu Mutiara atau sampah bisa masuk bisa keluar Membuat langit cerah atau terbakar Dari rongga itu mata air jernih bisa kau alirkan Membawa kesejukan kemana-mana Dari rongga itu Kau bisa menjulurkan lidah api Membakar apa saja Dari rongga itu Bisa kau perdengarkan merdu burung berkicau Bisa kau perdengarkan suara bebek meracau Dari rongga itu Madu lebah bisa mengucur Bisa ular bisa menyembur Dari rongga itu Laknat bisa kau tembakkan pujian bisa kau hamburkan Dari rongga itu Perang bisa kau canangkan Perdamaian bisa kau ciptakan Dari rongga itu Orang bisa sangat jelas melihat dirimu Rongga itu milikmu Terserah k...

PUISI GUSMUS - AKU MELIHATMU

Image
Aku Melihatmu Oleh: KH A Mustofa Bisri aku melihatmu tersenyum bersama embun pagi aku melihatmu bernyanyi bersama burung-burung aku melihatmu bergerak bersama mentari bersama angin dan mega-mega aku melihatmu terbang bersama sekumpulan burung gereja aku melihatmu berenang bersama ikan-ikan dan lumba-lumba aku melihatmu meratap bersama mereka yang kelaparan aku melihatmu merintih bersama mereka yang kehausan aku melihatmu mengaduh bersama mereka yang kesakitan aku melihatmu berdendang bersama ibu yang meninabobokkan anaknya aku melihatmu melangkah bersama hamba yang berjuang menggapai citanya aku melihatmu dalam gelap aku melihatmu dalam terang aku melihatmu dalam ramai aku melihatmu dalam senyap aku melihatmu kau melihatku. next>>guruku

PUISI GUSMUS - GURUKU

Image
Guruku Oleh: KH A Mustofa Bisri Ketika aku kecil dan menjadi muridnya Dialah di mataku orang terbesar dan terpintar Ketika aku besar dan menjadi pintar Kulihat dia begitu kecil dan lugu Aku menghargainya dulu Karena tak tahu harga guru Ataukah kini aku tak tahu Menghargai guru? next>>kau bagaimana atau akau yang harus bagaimana

PUISI GUSMUS - KAU INI BAGAIMANA ATAU AKU HARUS BAGAIMANA

Image
Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana” Oleh: KH. A. Mustafa Bisri/Gus Mus Kau ini bagaimana Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir Aku harus bagaimana Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai Kau ini bagaimana Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan Aku harus bagaimana Aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimpung kakiku Kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku Kau ini bagaimana Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa Kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya Aku harus bagaimana Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya Aku kau suruh berdisiplin, kau menyontohkan yang lain Kau ini bagaimana Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-mang...

PUISI GUSMUS - KETIKA AGAMA KEHILANGAN TUHAN

Image
KETIKA AGAMA KEHILANGAN TUHAN Oleh: KH. A. Mustafa Bisri/Gus Mus Dulu agama menghancurkan berhala. Kini agama jadi berhala. Tak kenal Tuhannya, yang penting agamanya. Dulu orang berhenti membunuh karena agama. Sekarang orang saling membunuh karena agama. Dulu orang saling mengasihi karena beragama. Kini orang saling membenci karena beragama. Agama tak pernah berubah ajarannya dari dulu,Tuhannya pun tak pernah berubah dari dulu. Lalu yang berubah apanya? Manusianya? Dulu orang belajar agama sebagai modal, untuk mempelajari ilmu lainnya. Sekarang orang malas belajar ilmu lainnya, maunya belajar agama saja. Dulu pemimpin agama dipilih berdasarkan kepintarannya, yang paling cerdas diantara orang-orang lainnya. Sekarang orang yang paling dungu yang tidak bisa bersaing dengan orang-orang lainnya, dikirim untuk belajar jadi pemimpin agama. Dulu para siswa diajarkan untuk harus belajar giat dan berdoa untuk bisa menempuh ujian. Sekarang siswa malas belajar, tapi sesaat sebelu...

PUISI CINTA berjudul HANYA SEBATAS JANJI

Image
Masih ingatkah mereka dengan janjinya Kata-kata yang pernah mereka ucap untuk kita Mereka merayu dengan kata-kata manis Meyakinkan kita dengan tatapan matanya Setiap ucapannya penuh ambisi Tekatnya penuh dengan harapan Tapi, tak pernah mereka coba buktikan Akan janji yang pernah mereka berikan Kami bukan siapa-siapa Kami juga bukan penguasa Namun kami berhak untuk bertanya Apa mereka semua lupa dengan janjinya Detik ini kami masih berharap Semoga Tuhan mengingatkan  mereka Atas segala ucapan janjinya yang meyakinkan Yang membuat kita terapit oleh  sebuah kebohongan By:agus santoso PUISI SELANJUTNYA

PUISI CINTA bejudul BINTANG HARAPAN

Image
Langit hitam bertabur cahaya Berkelap kelip memancarkan sinar harapan Merenung sendiri sambil kupandangi Sang bintang di angkasa malam Kilau warnanya memberi harapan Sebuah kebahagiaan yang selalu datang Walau tiada pasti akan bertahan Terkadang menghilang tanpa peringatan cahayanya indah di pandang Menghiasi gelapnya langit malam Sebagai teman dalam kesunyian Kurasakan kebahagiaan yang mendalam Bintang-bintang di langit malam Sampaikanlah salam untuk orang yang kusayang Walau ku tau ini hanya sebuah harapan Semoga berakhir dengan kebahagiaan Engkaulah bintang harapan yang selalu ada di setiap malam menghibrku di kala ku sendiri sebagai teman dalam kesunyian By:agus santoso PUISI SELANJUTNYA

PUISI CINTA berjudul HABIS

Image
Semua yg cinta aku mulai habis Hampir habis, di lumat oleh sang waktu Membuat cinta mnjadi sejarah, menjadi prasasti yg terpahat di dinding hati Namun ketika pikiran melihatnya, prasasti itu berubah mnjadi seribu tombak tajam yg mnghujam akal Tnpa iba,terus tiada henti kan mnghujani akal dengn tusukan Serta - merta mmbuat sebuah batu, mngeluarkan air mata darah Seketika juga memaksa aku brsujud bersimbah doa kepada asa Agar setetes cinta yg trsisa, bisa tumbuh di tanah gersang ini Dan berbuah manis, walau hanya satu buah ria dan hanya sekali musim Demi mengingat betapa indah rasanya di cintai PUSI SELANJUTNYA

PUISI CINTA berjudul PERGINYA SANG BINTANG

Image
Wahai bintang yang selalu aku pandang Dikala malam telah datang Sedang apakan kini engkau Di sini aku rindu ingin melihatmu Tersenyum walau hanya satu senyuman Hai bintang harapan Kuharap engkau kembali Mengembalikan cinta yang enkau curi Agar hati tak lagi gelisah mencari Rasa cinta yang telah engkau bawa pergi By:bang arif segenteng PUISI SELANJUTNYA

PUISI CINTA berjudul BUKTI CINTA

Image
Bukti cinta Bukanlah dari sebuah permata Namun dari adanya tindakan Serta pengorbanan Yang di lalkukan setiap insan Demi satu tujuan Yaitu melihat sang impian Tersenyum dalam kebahagiaan By:bang arif segenteng PUSI SELANJUTNYA

PUISI CINTA berjudul TERHAPUSKAN

Image
Sejuta kata cinta yang tertulis dengan tinta asmara Telah terhapuskan Oleh rintihan air mata Sudah tak bisa aku baca Lebih baik aku buang saja Dan mulai menulis cerita baru Bersamamu,bersamamu,bersamamu Duhai cinta baruku By:bang arif segenteng PUISI BERIKUTNYA>>

PUISI CINTA berjudul TAKBISA BERSAMA

Image
Mengapa ada cinta Kalau tak bisa bersama Mengapa ada rindu Bila tak bisa bertemu Mengapa ada pertemuan Kalaulah harus ada perpisahan Mengapa dan mengapa.! Tanya sang awan Yang kini terlihat kesal Dari raut wajahnya yang nampak menghitam Sabar "kata sang mentari" Rasa tersebut adalah sebuah rasa yang akan membuat engkau lebih dewasa. Jangan menyerah,langit biru masih membentang, samudra masih merentang tenang dan cobalah untuk menggapai apa yang belum engkau gapai. #semangaaaat Dari teks tersebut, mengajarkan kita.! A.kebencian B.balas dendam C.cinta D.terserah kamu By:bang arif segenteng PUISI AMATIRAN LAINYA